Sunday, October 20, 2019

Teknik Keselamatan Kerja pada Salaah Satu Unit Onshore Processing Facility OPF


Teknik Keselamatan Kerja
Di
Onshore Processing Facility (OPF) Pada Unit Gas Operation Compressor (GOC)

Oleh
Asri Bahtiar (21416144)
Gunadarma University

WARNING


SEBUAH WARNING MENUNJUK PADA SUATU PROSEDUR, TINDAKAN, KONDISI ATAU PERINGATAN DINI YANG MANA BILA TIDAK DIINDAHKAN, AKAN MENGAKIBATKAN MANUSIA TERLUKA ATAU KEHILANGAN NYAWA.

CAUTION


SEBUAH CAUTION MENUNJUK PADA SUATU PERINGATAN DINI YANG MANA BILA TIDAK DIPERHATIKAN AKAN MENGAKIBATKAN KERUSAKAN PADA EQUIPMENT.

NOTE

SEBUAH NOTE MENGGARIS BAWAHI INFORMASI DASAR UNTUK DIMENGERTI DALAM MENGIKUTI SEBUAH PROSEDUR TINDAKAN, KONDISI ATAU SEBUAH KETERANGAN.





Keselamatan kerja di perusahaan yang bergerak di bidang Oil and Gas sangat di nomor satu kan sehingga semua perosil, tepat kerja, dan seluruh vasilitas pendukung pekerjaan sangat dijadikan perhatian nonor satu dari segi keselamatanya. Segingga mempunyai slogan “Pulang Kerumah Tanpa Cedera” dan sudah tercapai target No Loses Time Injury (NLTI)
Alat keselamatan yang paling strandar pada saat personel berada ditempat kerja yaitu
1.        Cover all
2.        Helm keselamatan (safety helmet)
3.        Kaca mata keselamatan (safety Glasses)
4.        Penyumbat kupig (Ear plug)
5.        Masker
6.        Sarug tangan (gloves)
7.        Alat pendeteksi gas (gas detector)
8.        Sepatu keselamatan (Safey shoes)

Dalam tugas ini saya ingin membahas system keselamatan yang berfokuss pada daerah Gas Operation Compressor (GOC).
Fitur keselamatan di salah satu bagian OPF yaitu pada Gas Operation Compressor umumnya mencakup instrumentasi untuk proteksi kebakaran, system kemanan, keselamatan,system perlindungan dan system identifikasi bahaya.

1.        Sistem Pencegahan Kebakaran
Ada berbagai cara perlindungan yang disediakan pada fasilitas GOC untuk mengurangi eskalasi kebakaran yaitu:
·           PSV
·           Emergency Shutdown (ESD) / Blowdown
·           Perlindungan Kebakaran Aktif (AFP)
·           Penghalang api / Perlindungan Kebakaran Pasif (PFP).
Tindakan penonaktifan untuk Fasilitas Pemrosesan berada di bawah kendali keseluruhan Sistem Penonaktifan Darurat (ESD) yang terletak di Ruang Kontrol Pusat (CCR). Panel Kontrol Turbin (TCP) terintegrasi dengan Panel PCS, ESD, dan F&G yang ada. Semua pemancar lapangan di dalam paket Kompresor Turbin Gas dipasok oleh paket kompresor dan terhubung ke TCP. Untu pengamanan kebakaran atau ledakan terdapat beberapa metode yaitu:
a.         Proteksi kebakaran Aktif
Tujuan utama dari sistem perlindungan kebakaran aktif adalah untuk memastikan bahwa tingkat keselamatan dapat dicapai untuk melindungi personel, peralatan, fasilitas dan lingkungan terhadap kebakaran. Tujuan utama untuk sistem perlindungan kebakaran aktif adalah:
·         Untuk mencegah eskalasi kecelakaan oleh peralatan pendingin yang mengandung sejumlah besar hidrokarbon gas atau cairan hidrokarbon.
·         Untuk memadamkan kebakaran hidrokarbon cair.
·         Untuk membatasi efek radiasi panas.
·         Untuk membatasi kerusakan pada alat.
b.         Perlindungan Kebakaran Pasif
Tindakan perlindungan kebakaran pasif adalah:
·         Segregasi dan pemisahan.
·         Penahanan tumpahan (bunding) dan drainase.
Area GOC, terutama paket kompresor Gas telah dilengkapi dengan sistem trotoar untuk melindungi kontaminasi tanah dan untuk mengendalikan kasus kebakaran kolam.

2.        System Pendeteksi Api dan Gas
Sistem pendeteksi api dan gas ini berfungsi utnuk:
·           Menyediakan cara yang cepat dan otomatis untuk mendeteksi, memberitanda alarm yang menunjukkan adanya bahaya kebakaran dan gas yang mudah terbakar, terutama pada fasilitas yang tidak dijaga dan tanpa ventilasi yang memadai.
·           Setelah terdeteksi kebakaran, secara otomatis  akan mengisolasi sumber api atau gas di daerah yang berbahaya.
Beberapa detektor kebakaran dan gas akan digunakan untuk mendeteksi kondisi berbahaya sesuai berikut:
1.      Deteksi Api yang meliputi:
·         IR Flame Detector dan
·         UV Fire Detectors.
2.      Deteksi Gas
Detektor gas yang mudah terbakar jenis IR untuk deteksi gas metana. Detektor gas mudah terbakar tipe titik IR igunakan dalam intake udara kompresor Gas.

3.        Sistem Perlindungan Api dan Gas
Sistem perlindungan terhadap api dan gas terdiri dari beberapa lapisan dengan tujuan untuk mengeskalasi bahaya dengan cara yang paling aman yang meliputi:
a)         Sistem Shutdown
Shutdown darurat atau filosofi perlindungan ini menyediakan pendekatan terpadu untuk meminimalkan kemungkinan kejadian berbahaya dengan mempertimbangkan semua aspek yang relevan dari filosofi desain, operasi, dan pemeliharaan.
System Shutdown ini terdiri dari: 

·           Shutdown Darurat / Emergency Shutdown (ESD)
Sistem ESD dari GOC terhubung ke sistem ESD pusat yang ada. Karena itu, dalam jika terjadi ESD, sistem juga akan dimatikan.
·           Shutdown Proses / Process Shutdown (PSD)
Tujuan dari Shutdown Proses (PSD) adalah untuk menutup proses secara aman dengan menutup semua katup shutdown yang ditempatkan di saluran masuk dan keluar dari sistem proses.
·           Unit Shutdown (USD)
Tujuan dari Shutdown Unit adalah untuk menghentikan unit tertentu bilamana terjjadi keanggalan atau ketidak sesuaian seperti suhu, tekanan, level, dll. Sistem USD terhubung ke sistem USD pusat yang ada.

Daftar Pustaka:
Safety Case Company
Manual book

gunadarma.ac.id

Friday, May 3, 2019




JENIS-JENIS MAINTENANCE



Maintenance adalah suatu kegiatan untuk merawat atau memelihara dan menjaga mesin agar peralatan atau mesin tersebut dapat bekerja sesuai dengan yang diarapkan.

Materi maintenance meliputi jenis maintenance, sifat-sifat maintaenance dan strategi dalam maintennace.




  1. 1. PLANNED MAINTENANCE


Yang dimaksud dengan Planned Maintenance (Perawatan Terencana) yaitu menjadwalkan tugas perawatan berdasarkan tingkat rasio kerusakan yang pernah terjadi dan/atau tingkat kerusakan yang diprediksikan. Dengan Planned Maintenance, kita dapat mengurangi kerusakan yang terjadi secara mendadak serta dapat lebih baik mengendalikan tingkat kerusakan komponen.a.
Dimana maintenence terencana ini memiliki beberapa jenis sesuai dengan kegiatan mainteance yang di rencanakannya yaitu:

a.      Preventive maintenance
Preventive Maintenance merupakan tindakan pemeliharaan yang terjadwal dan terencana. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masalah-masalah yang dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen/alat dan menjaganya selalu tetap normal selama dalam operasi.
Contoh pekerjaan tersebut adalah:
Melakukan pengecekan terhadap pendeteksi indikator tekanan dan temperatur, atau alat pendeteksi indikator lainnya. apakah telah sesuai hasilnya untuk kondisi normal kerja suatu alat. Membersihkan kotoran-kotoran yang menempel pada alat/produk (debu, tanah maupun bekas minyak), Mengikat baut-baut yang kendor , Pengecekan kondisi pelumasan.
Perbaikan/mengganti gasket pada sambungan-sambungan flange yang bocor atau rusak.

b.      Corrective mainteance

Corrective Maintenance merupakan pemeliharaan yang telah direncanakan, yang didasarkan pada kelayakan waktu operasi yang telah ditentukan pada buku petunjuk alat tersebut. Pemeliharaan ini merupakan ”general overhaul” yang meliputi pemeriksaan, perbaikan dan penggantian terhadap setiap bagian-bagian alat yang tidak layak pakai lagi, baik karena rusak maupun batas maksimum waktu operasi yang telah ditentukan. Tidak hanya berarti memperbaiki tetapi juga mempelajari sebab-sebab terjadinya kerusakan serta cara-cara mengatasinya dengan cepat dan benar sehingga tercegah terulangnya kerusakan serupa. Untuk mencegah terjadinya kejadian kerusakan yang serupa perlu dipikirkan dengan mantap. Tindakan-tindakan berikut ini dapat dipakai sebagai pilihan atau alternatif antara lain:
·         Merubah proses produksi sehingga semua proses produksi berubah.
·         Mengganti design/konstruksi/material dari komponen yang mengalami kerusakan.
·         Mengganti komponen yang rusak dengan design/konstruksi/material yang lebih baik.
·         Seluruh peralatan produksi diganti baru.
·         Memperbaiki prosedur Preventive maintenance, misalnya memperbaiki jadwal maintenance.
·         Mempertimbangkan / mengganti prosedur operasi misalnya dengan dilakukan pelatihan-pelatihan terhadap operator peralatan produksi produksi.
·         Merubah/mengurangi beban pada unit.

c.       Predictive maintenance

Predictive Maintenance merupakan perawatan yang bersifat prediksi, dalam hal ini merupakan evaluasi dari perawatan berkala (Preventive Maintenance). Pendeteksian ini dapat dievaluasi dari indikaktor-indikator yang terpasang pada instalasi suatu alat dan juga dapat melakukan pengecekan vibrasi dan alignment untuk menambah data dan tindakan perbaikan selanjutnya.

d.      Improvement maintenance (IM)

IM  bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan sama sekali kebutuhan terhadap maintenance
Jenis IM berikut:
•        Design-out maintenance, serangkaian kegiatan untuk menghilangkan penyebab adanya maintenance, menyederhanakan tugas-tugas maintenance, atau meningkatkan kinerja mesin dari sudut maintenance dengan mendesain ulang mesin-mesin dan fasilitas yang rentan terhadap sering terjadinya kegagalan dan perbaikan jangka panjang atau biaya penggantian yang  sangat mahal.
•        Engineering services, meliputi modifikasi konstruksi dan konstruksi, reinstalasi, dan pengaturan ulang dari fasilitas.
•        Shutdown improvement maintenance, serangkaian kegiatan perbaikan yang dilakukan ,sementara lintas  produksi berada dalam kondisi berhenti.

22.    UNPLANNED MAINTENANCE

Unplanned maintenance biasanya berupa breakdown / emergency maintenance. Breakdown / emergency maintenance (pemeliharaan darurat) adalah tindakan maintenance yang tidak dilakukan pada mesin / peralatan yang masih dapat beroperasi, sampai mesin / peralatan tersebut rusak dan tidak dapat berfungsi lagi. Melalui bentuk pelaksanaan pemeliharaan tak terencana ini, diharapkan penerapan pemeliharaan tersebut akan dapat memperpanjang umur dari mesin / perlatan dan dapat memeprkecil frekuensi kerusakan.

Ciri-ciri jenis pemeliharaan ini adalah alat-alat mesin dioperasikan sampai rusak dan ketika rusak barulah tenaga kerja dikerahkan untuk memperbaiki dengan cara ‘penggantian’.

Keuntungan pemeliharaan jenis ini hanya satu yaitu mudah dilaksanakan dan tidak perlu melakukan perencanaan pemeliharaan.

Kelemahannya :

o   Karena tidak bisa diketahui kapan akan terjadi breakdown, maka jika waktu breakdown adalah pada saat-saat periode produksi maksimal, maka akan mengakibatkan tidak tercapainya target produksi pada periode ini.

o   Jika suku cadang untuk perbaikan ternyata sukar untuk dipenuhi berarti dibutuhkan waktu tambahan untuk membeli atau memperoleh dengan cara lain suku cadang tersebut.

o   Karena kegiatan ini sifatnya mendadak, dalam tugasnya bagian pemeliharaan bekerja dibawah tekanan bagian produksi yang akan berakibat :

o   Rendahnya efisiensi dan efektifias pekerja
o   Tidak optimalnya mutu hasil pekerjaan perbaikan / pemeliharaan
o   Biaya relatif lebih besar.

aa.      Emergency maintenance

Adalah pemeliharaan yang dilakukan apabila mesin mati sama sekali karena terjadinya kerusakan atau kelainan yang menyebabkan mesin tidak dapat dioperasikan. Perawatan ini tidak direncanakan sebelumnya dan perbaikannya dilaksanakan untuk mencegah terjadinya akibat yang lebih serius. Contoh : korosi.

b.b.  Breakdown maintenance

Breakdown Maintenance adalah perawatan yang dilakukan ketika sudah terjadi kerusakan pada mesin atau peralatan kerja sehingga Mesin tersebut tidak dapat beroperasi secara normal atau terhentinya operasional secara total dalam kondisi mendadak. Breakdown Maintenance ini harus dihindari karena akan terjadi kerugian akibat berhentinya Mesin produksi yang menyebabkan tidak tercapai Kualitas ataupun Output Produksi.





ASRI BAHTAIR

Thursday, July 12, 2018

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DARI 5 IDEOLOGI PANCASILA, KOMUNISME, FASISME, KAPITALISME, LIBERALISME

Tugas Pendidikan Kewarganegaraan


KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DARI 5 IDEOLOGI

1. IDEOLOGI  PANCASILA

kelebihan / keunggulan ideologi  pancasila :

1.                      Mencakup nilai – nilai positif yang diambil dari berbagai ideology
2.                      Menutup kelemahan dari kedua ideology yang bertentangan.
3.                      Ekonomi yang menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Pemerintah sehingga tidak mengorbankan rakyat.
4.                      Bersifat fleksibel yang artinya mengikuti perkembangan Zaman.

Kekurangan ideologi  pancasila:

1.                      Dapat Menimbulkan tafsir yang berbeda – beda


2. IDEOLOGI  LIBERALISME

keunggulan / kelebihan ideologi liberalisme :
1.                      Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarkat dalam mengatur kegiatan ekonomi. Masyarakat tidak perlu menunggu komando dari pemerintah.
2.                      Setiap individu bebas untuk memiliki sumber-sumber daya produksi. Hal ini mendorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian.
3.                      Timbul persaingan untuk maju karena kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat.
4.                      Menghasilkan barang-barang bermutu tinggi, karena barang yang kurang bermutu tidak akan laku di pasar.
5.                      Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari keuntungan
6.                      Kontrol sosial dalam sistem pers liberal berlaku secara bebas. Berita-berita ataupun ulasan yang dibuat dalam media massa dapat mengandung   kritik-kritik tajam, baik ditujukan kepada perseorangan lembaga atau pemerintah.
7.                      Masyarakat dapat memilih partai politik tanpa ada gangguan dari siapapun.

Kelemahan ideologi liberalisme :

1.                      Sulit melakukan pemerataan pendapatan. Karena persaingan bersifat bebas, pendapatan jatuh kepada pemilik modal atau majikan. Sedangkan golongan pekerja hanya menerima sebagian kecil dari pendapatan.
2.                      Pemilik sumber daya produksi mengeksploitasi golongan pekerja, sehingga yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin.
3.                      Sering muncul monopoli yang merugikan masyarakat.
4.                      Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi budaya oleh individu yang sering terjadi
5.                      Karena penyelenggaran pers dilakukan oleh pihak swasta, pemerintah sulit untuk mengadakan dan memberikan kontrol. Sehingga pers sebagai media komunikasi dan media masa sangat efektif menciptakan image dimasyarakat sesuai misi kepentingan mereka.

3. IDEOLOGI   KOMUNIS

Keunggulan / Kelebihan ideologi Komunis :

1.                      Karena perekonomian sepenuhnya ditangani oleh pemerintah, baik dalam hal perncanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan maka pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran atau berbagai keburukan ekonomi lainnya.
2.                      Pemerintah menentukan jenis kegiatan produksi sesuai dengan perencanaan sehingga pasar barang dalam negri berjalan dengan lancer.
3.                      Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan.
4.                      Jarang terjadi krisis ekonomi karena kegiatan ekonomi direncanakan oleh pemerintah.
5.                      Tidak ada pembagian kelas apapun ketimpangan yang ada.

Kelemahan ideologi Komunis :

1.                      Pers dijadikan alat propaganda oleh pemerintah untuk menyebarkan nilai – nilai komunis.
2.                      Mematikan inisiatif individu untuk maju, sebab segala kegiatan diatur oleh pusat.
3.                      Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat.
4.                      Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memiliki sumber daya.


4. IDEOLOGI FASISME

Kelebihan Ideologi Fasisme:

1.            Memiliki rasa kesatuan Nasional.
2.            Memiliki tingkat pengawasan dan kedisiplinan yang tinggi.
3.            Dapat mengambil keputusan pemerintah yang cepat.
4.            Pemerintahan dipegang oleh orang yang ahli.

Kekurangan Ideologi Fasisme:

1.            Rakyat berhadapan dengan tekanan dan kekerasan.
2.            Rakyat diperintah dengan cara-cara yang membuat mereka takut dan dengan demikian membuat mereka patuh.
3.            Kekuasaan negara hanya dipegang oleh partai yang berkuasa.
4.            Sistem Pemerintahan otoriter.



5. IDEOLOGI KAPITALISME

Kelebihan Ideologi Kapitalisme :

1.                       Tingkat Efisiensi yang Lebih Tinggi.
2.                       Tingkat Kreativitas dan Inovasi yang Tinggi.
3.                       Pertumbuhan Ekonomi yang Pesat.
4.                       Adanya Sistem Desentralisasi.
5.                       Konsumen Lebih Diperhatikan.

Kekurangan Ideologi Kapitalisme:

1.                       Tidak Adanya Pasar Persaingan Sempurna.
2.                       Kegiatan Ekonomi Hanya Berfokus Pada Keuntungan.
3.                       Penindasan Terhadap UMKM ( Usaha Mikro, Kecil dan Menengah ).
4.                       Tidak Meratanya Distribusi Kekayaan.
5.                       Memunculkan Ideologi Sekulerisme.



Perbandingan ideologi Pancasila, Komunisme, Liberalism, Fasisme dan Kapitalisme


NO
ASPEK
IDEOLOGI
PANCASILA
KOMUNISME

LIBERALISME
FASISME
KAPITALISME
1
Politik
Demokrasi Pancasila
1.   Demokrasi Rakyat Berkuasa mutlak Satu partai

Demokrasi Liberal
Memiliki sistem kepemimpinan yang otoriter dan bersifat absolut.

Politik dianggap sebuah bisnis dimana semakin besar menanam modal maka akan semakin besar mendapatkan keuntungan.
2
Hukum
Hukum untuk menjunjung tinggi keadilan dan keragaman individu dalam masyarakat
Hukum untuk melanggengkan komunis

1.  a. Hukum  untuk melindungi individu
2.  b. Dalam proses pelaksnaannya mementingkan individu
* Hukum untuk melindungi penguasa

*Kekuasaan ada pada kapital atau pemilik Modal

3
Ekonomi
Peran negara adalah tidak terjadi monopoli dll yang merugikan rakyat
1a. Peran negara dominan
2b. Demi kolektivitas berarti demi Negara
3c. Monopoli negara

1.     a. Peran negara kecil
2.    b. Swasta mendominasi
3.    c. Kapitalisme
4.    d. Monopolisme
5.    e. Persaingan bebas

Menjadikan para pengikutnya seragam.

a. Campur tangan pemerintah disusahakan sekecil mungkin “The Invisible Hand” yang mengatur perekonomian menjadi efisien.
b. Pasar berfungsi memberikan sinyal kepada produsen dan konsumen dalam bentuk harga-harga

4
Agama
1.               a. Agama adalah masalah pribadi.
2.               b. Bebas memilih salah satu agama.
3.               c. Agama harus menjiwai dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara
1.   a. Agama candu masyarakat
2.   b. Agama  harus dijauhkan dari masyarakat
3.    Atheis

1.   a.  Agama urusan pribadi
2.   b.  Bebas beragama atau tidak

*Identitas  tidak diperbolehkan beragam-ragam.


* Berpaham agama dengan pemahaman individu.

5
Pandangan terhadap Individu dan Masyarakat
1.    Individu & Masyarakat diakui keberadaannya
2.     Hubungan individu dan masyarakat dilandasi asas selaras, serasi dan seimbang
3.    Masyarakat ada karena individu
4.    Individu akan punya arti apabila hidup di tengah masyarakat
1.   a. Individu & Masyarakat tidak penting
2.                    b.  Kolektivitas yang dibentuk negara lebih penting

1.   a.  Individu lebih penting dari masyarakat
2.   b.  Masyarakat diabdikan untuk individu

a. Menjadikan para pengikutnya seragam.

b. Masyarakat tidak penting, sosial budaya ditentukan oleh propaganda penguasa sehingga daya kritis masyarakat menjadi mundur




a. Setiap individu bukanlah bagian dari masyarakat, tetapi merupakan suatu pihak yang harus berjuang untuk kepentingan sendiri.
b. Dalam perjuangan ini, faktor penentunya adalah produksi. Produsen unggul akan tetap bertahan, dan produsen lemah akan tersingkir.

6
Ciri Khas
a.Keselarasan, keseimbangan, dan keserasian dalam setiap aspek kehidupan
b. Merupakan cita-cita yang hidup dalam masyarakat.
c. Hasil Musyawarah dan consensus masyarakat
.
d. Nilai dan cita-citanya berasal dari orang itu sendiri
.
e. Bersifat Dinamis dan Reformis
a. Atheisme
b. Dogmatis
c.  Otoriter
d. Ingkar HAM
e.Reaksi terhadap kapitalisme dan liberalisme

a. Penghargaan atas HAM
b. Demokrasi
c. Negara
d. Menolak dogmatis
e.Reaksi terhadap absolutisme
a. Musuh dikonstruksikan dalam sebuah kerangka ideologi atau konspirasi.

b. Gerakan militerisme di utamakan, sebab fasisme selalu berpikir bahwasannya musuh berada dimana-mana di luar negara maupun di dalam negara, sehingga menurut mereka negara selalu dalam keadaan bahaya.




a. Mencari keuntungan dengan berbagai cara dan sarana kecuali yg terang-terangan dilarang negara karena merusak masyarakat seperti heroin dan semacamnya.

b. Mendewakan hak milik pribadi dengan membuka jalan selebar-lebarnya agar tiap orang mengerahkan kemampuan dan potensi yang ada untuk meningkatkan kekayaan dan memeliharanya serta tidak ada yg menjahatinya. Karena itu dibuatlah peraturan-peraturan yg cocok utk meningkatkan dan melancarkan usaha dan tidak ada campur tangan negara dalam kehidupan ekonomi kecuali dalam batas-batas yg yg sangat diperlukan oleh peraturan umum dalam rangka mengokohkan keamanan.

c. Kompetisi sempurna.

d. Kebebasan ekonomi bagi tiap individu di mana ia mempunyai hak untuk menekuni dan memilih pekerjaan yang sesuai dengan kemauannya


KEISMPULAN
Menurut saya, tidak ada ideology yang lebih cocok untuk bangsa Indonesia dibandingkan dengan Ideologi Pancasila, karena Ideologi Pancasila merupakan jati diri dan inti dari keberagaman Agama, keberagaman budaya, keberagaman suku dan keberagaman karakter bangsa Indonesia. Oleh karenanya Ideologi Pancasila saling melengkapi antara sila satu dengan sila yang lainnya, maka Pancasila tidak dapat digantikan dengan ideology yang lain. Yang harus diperbaiki bukan ideology nya, akan tetapi para pengemban amanah negri ini dan masyarakatnya-lah yang harus benar-benar menegerti  dengan inti sari ideology Pancasila. 

                                https://pandaibesi.com/pengertian-fasisme/
                                https://tugasmateri.wordpress.com/2017/08/02/perbedaan-ideologi-pancasila-liberalismekapitalismekomunismesosialisme-dan-fasisme/


                                gunadarma.ac.id